Anak Kehilangan Nafsu Makan? Yuk Kita Cara Tahu Apa Penyebabnya

admin

Apakah anak Anda berubah menjadi Miss Picky dalam semalam? Apakah dia sekarang menolak untuk makan makanan yang dulunya menjadi favoritnya? Anak tidak nafsu makan? Ibu sering mengeluh tentang berkurangnya nafsu makan pada anak-anak mereka. Namun, itu umum di antara anak-anak berusia antara dua dan enam tahun karena nafsu makan mereka berfluktuasi sesuai dengan usia, tingkat energi, dll.

Tetapi jika kehilangan nafsu makan disertai dengan penurunan berat badan, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengidentifikasi penyebabnya dan memperbaikinya. Kami akan memberi tahu Anda tentang penyebab umum hilangnya nafsu makan pada anak-anak, agar Anda bisa dengan mudah mengatasi kondisi tersebut.

Penyebab Anak Tidak Nafsu Makan

Berikut beberapa alasan atau penyebab umum mengapa anak-anak kehilangan selera makan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tingkat pertumbuhan lambat

Perubahan pertumbuhan dapat menyebabkan penurunan nafsu makan pada anak-anak. Selama tahun pertama, anak-anak tumbuh dengan cepat. Tetapi setelah itu, pertumbuhan melambat, dan mereka mungkin makan lebih sedikit. Selama periode ini, penurunan nafsu makan sangat normal.

2. Penyakit

Penyakit sering dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan yang signifikan pada anak-anak. Jika anak Anda menderita sakit tenggorokan, flu perut, diare, sakit kepala, demam atau gejala lainnya, maka ia mungkin makan lebih sedikit daripada yang biasanya ia lakukan. Syukurlah, sebagian besar anak-anak mendapatkan kembali nafsu makan mereka ketika mereka menjadi lebih baik.

3. Stres

Stres dapat memiliki banyak efek negatif, termasuk kehilangan nafsu makan, pada anak kecil. Jika Anda mendapati bahwa anak Anda kehilangan minat untuk makan atau sulit tidur, maka ia mungkin menderita stres. Untuk mengatasi nafsu makan anak Anda yang buruk, Anda perlu mengidentifikasi penyebab stresnya dan meringankannya.

4. Depresi

Depresi bisa menjadi alasan lain hilangnya nafsu makan anak. Kebanyakan orang tua salah mengartikan depresi sebagai kesedihan. Tetapi kesedihan dan depresi tidak sama. Perasaan sedih hilang seiring berjalannya waktu, tetapi depresi tidak. Depresi tidak hanya membuat anak sedih tetapi juga mengganggu kehidupan normalnya.

5. Anorexia Nervosa

Kadang-kadang, dalam upaya untuk meniru idola layar mereka, anak-anak mengembangkan keengganan psikologis untuk makan. Mereka mencoba pergi tanpa makan selama mungkin. Bahkan ketika mereka makan, mereka memilih makanan rendah lemak dan kemudian merasa bersalah memakannya. Jika anak Anda menghindari makanan atau berolahraga lebih dari yang seharusnya, sambil menurunkan berat badan secara drastis, ia mungkin menderita Anorexia Nervosa. Seorang spesialis kelainan makan dapat memberi tahu Anda bagaimana membantu anak anoreksia mendapatkan kembali nafsu makan yang sehat.

6. Obat-obatan

Jika anak telah diberi antibiotik baru-baru ini, nafsu makannya bisa turun. Kehilangan nafsu makan pada anak adalah efek samping umum dari antibiotik dan beberapa obat lain.

7. Anemia

Anemia adalah kemungkinan penyebab lain penurunan nafsu makan anak. Anak-anak yang menderita anemia tampaknya lebih lemah, lelah, dan mudah marah daripada yang lain. Jika tidak diobati, anemia dapat mengganggu perkembangan anak dan kinerja sekolah Anda. Lakukan tes darah jika Anda mencurigai anemia pada anak Anda.

8. Cacingan

Cacingan bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak-anak. Cacing masuk ke dalam sistem pencernaan anak dan hidup di sana sebagai parasit, menyebabkan pendarahan usus, kehilangan nafsu makan, disentri, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *